useful or keep silent !!!

Latest

baskom kosong.. *2 words that really inspired me*

long time no see.. :D

cc: my blog

Sudah berapa bulan tidak pernah menulis, mencoret-coret dan melihat-lihat blog ini akhirnya kesampean juga buat menulis sesuatu yang mungkin sedikit bermakna untuk hidup saya.. :D

Alkisah pada tanggal 13-15 juni, alhamdulillah saya mendapatkan training gratis dari kantor tercinta bank jabar banten di sebuah konsultan it trainer daerah taman rasuna Jakarta. :)

Kebetulan saya berdua dengan teman kantor saya yang satu grup.. His name is Bapak RT a.k.a Bapak Raja Tanggo se ruangan IT BJB *piss zali

Pengajarnya tersebut sudah setengah baya a.k.a kepala 4 yang umurnya mau kepala 5, tapi beliau masih semangat untuk terus menggeluti dunia IT ini.. Mungkin beliau udah freak atau hobi kali ya dengan tekhnologi *piss Pak Herson :p

Dan pada hari pertama kami ditanya kenapa sih mau mengikuti pelatihan Writing Queries ini? saya menjawab, selama ini saya belajar sql server itu ortodidak saya ingin mengetahui teori-teori dan pengetahuan yang belum saya ketahui. :D prettttttttt waeeeeeeee..

Lalu kalau teman saya menjawab ingin menjadi expert ketika menulis query :D <~ masuk logika

Dan di situ juga saya menanyakan kepada Bapak Herson ini,

Pak bagaimana sih caranya bapak meng-update ilmu Bapak dari muda sampai sekarang..??? <~ tanya saya

Beliau menjawab :

Sebenernya intinya sih ikhlas, maksud ikhlas ini yaitu mengikhlaskan untuk melupakan dan menganggap diri kita tidak bisa apa-apa. Juga mengikhlaskan semua ilmu yang sudah kita pelajari meskipun kita sudah menjadi expert pada bidang itu. Lalu beliau juga menambahkan dengan perumpaan “apabila gelas yang sudah penuh kemudian kita isi, apa yang terjadi? meluber, berceceran, tumpah ya kan? makanya saya mengikhlaskan seluruh yang ada dalam kepala saya untuk diisi hal baru yang jauh lebih bermakna untuk hidup saya ” <~ maksud beliau gelas kosong

Dari kisah beliau, sungguh luar biasa sekali apa yang saya tangkap. Ternyata selama ini mengenal kata ikhlas hanya seperti legowo atau sayang terhadap sesuatu hal, ternyata ada makna yang jauh lebih dalam lagi pada kata ikhlas tersebut.

Makasih banyak Pak Herson u’re really inspired me :D

Dari penjelasan beliau saya jadi teringat kata-kata Team Leader saya di kantor lama, kata beliau di depan saya dan seorang teman yang sudah sangat senior.

Dari awal kita belajar SQL Server mungkin hanya 20% ilmu yang baru kita pelajarin.

Wew, dalam hati saya berkata : team leader saya yang ilmunya jauh di atas saya aja bilang gitu apalagi saya ya? 1% kayanya mah.. x_X

Ok just forget about that.. Let’s back to the topic :D, setelah berbincang-bincang untuk saling lebih mengenal jauh lebih dalam lagi, akhirnya kita memulai acara pelatihan tersebut. Horrayyy finally :D

Perasaan judul postingan ini Baskom Kosong deh.. Hmm.. Tapi kok ga ada kata Baskom Kosong nya ya?

Sabar sabar ya Bapak-bapak Ibu-ibu.. :D

Kebetulan c Pak Herson ini pernah bekerja di sebuah konsultan IT yang mempunyai client di bidang Perbankan, wah nyambung nih.. Dan kebetulan juga c Pak Herson ini mempunya kultur dan latar belakang product Microsoft.. Mulai dari entah apa namanya masih jaman dos kali ya, lalu excel, lalu access, lalu VB 6, dan akhirnya berlabuh di .net dan beliau masih memakai Visual Studio 2008 <~ dalam hati horraaaayyy nyambung uy sama saya

Kebetulan temen saya yang ikut pelatihan tersebut mempunyai basic PHP tapi memakan SQL Server juga sih :D <~ dalam hati lumayan nih lewat pelatihan ini bisa donkrinin dia biar pindah agama ehhh pindah bahasa maksudnya..

Dannn alhasil setiap waktu pada saat pelatihan, saya dan Pak Herson selalu membully-bully temen saya ituh dengan bahan olokan perbedaan bahasa tadi..

Dan akhirnya temen saya tersebut menjawab.. “Eitsss kalau Pak Herson bilang gelas kosong, Kalau saya Baskom Kosong” wkwkwkw mantap kali nih c Sahruh Khan versi Aceh Atau Sarwani versi Pondok Kopi *piss lagi za.. jawabannya

Dari situ saya jadi inget lagi, seorang rektor UGM yang sangat begitu sederhana. Meskipun pengetahuan beliau ataupun gaji beliau yang luar biasa.. Masa saya aja status waktu dulu yaitu mahasiswa abadi yang pemalas dan rajin maen game.. sendalnya dirapihin oleh seorang rektor sih x_X

Dari kisah tersebut juga saya mulai belajar.. apa sih nikmatnya ilmu? apa sih nikmatnya status? apa sih nikmatnya menjadi seorang yang sangat kaya? Toh klo kita tidak bisa mengemban amanah yang diberikan Allah tersebut juga buat apa??? setujuuu?

Balik ke pribahasa : semakin tinggi pohon semakin tinggi angin yang menerpa,

lalu ada juga semakin tinggi ilmu seseorang, dia akan semakin tau seberapa kecilnya dan tak bergunanya dia di dunia ini, sehingga dia tidak akan pernah sombong.

Yappp saya sangat setuju sekali dengan 2 peribahasa tersebut. Buat apa ya membuat diri kita haus akan pujian toh pujian itu ternyata sebuah pecutan.. Lebih baik kita dinasehati, dimarahin dan diberitahu oleh orang lain, itu tandanya orang tersebut sayang sama kita. :)

Alhasil sampe sekarang saya tidak pernah memandang bahasa, umur, keturunan, agama ataupun ras. Selama dia manusia, selama dia ciptaan Allah SWT jadilah seorang Baskom Kosong *halahhh garinggg maksudnya jadilah seorang manusia yang selalu siap menampung atau mendengar sesuatu hal yang bermanfaat untuk hidupnya dengan rendah hati.

Sekiannn posting saya.. semoga bermanfaat.. aminnn

Khitbah-ku

Alhamdulillah, akhirnya proses khitbah saya dengan calon saya berjalan lancar.

Kedua keluarga bertemu secara sederhana tanpa mengundang orang lain, hanya beberapa kerabat yang sudah dianggap seperti keluarga dan para alim ulama yang datang ke acara khitbah kami.

Setelah acara khitbah ini dibuka, para alim ulama langsung berbicara maksud dan tujuan masing-masing. Tidak terlalu formal dan sangat santai. Canda, tawa dan sedih pun terlihat di wajah masing-masing orang yang hadir.

        Barakallah.. Semoga melalui khitbah ini seperti diandaikan sebuah pohon akan tumbuh batang, ranting, daun dan tentunya buah. :) Amin ya Allah ya Rabb..

Resign from PT Konsep.net

Today is the day when my status have been changed into “jobless”.

Why “jobless”? because i’ve been resign from PT Konsep.net :(

And the reason i’ve to resign from PT Konsep.net is BJB (Bank Jabar Banten), even my test in BJB not yet finished. But i’ve to choose to be jobless until i got another job. That’s what i call *Fair*. Common people always scary if they got status jobless or they can’t get money in each month. Yap why everyone always resign in one place after they got in another place? i think that’s really unfair x_X

but it’s return on each person and depend on different situation and condition.

OK just forget about that.

And i’am really happy because i’ve been part of PT Konsep.net.

And hopefully all of my fault, mistake even that intentionally or unintentionally can be forgive. :)

And never forget to say big thank you for Mr. Mico Wendy (CEO PT Konsep.net), Mr. Surya Widjaja, Mr. Verry Taslim, Mr. Aang, Mrs. Mutia, Irman, Willy, Hendry, Rahmat and all of people in PT Konsep.net, PT Sirius and PT Net Desain that i can’t mention one by one. Dude all of you is ROCK \m/

Finally tes MCU lolos juga

Alhamdulillah, sujud syukur padamu ya Allah.. Karena senantiasa memberikan keajaiban kepada umatnya.

Percobaan saya yang ke-3 kali nya tes MCU, alhamdulillah akhirnya saya lolos, mungkin di BJB ini tes kesehatannya tidak seketat perusahaan-perusahaan blue chip yang lain. Akan tetapi usaha semampu saya sebelum tes MCU berbuah hasil juga. :)

Tes darah + rontgen sendiri, minum susu ultra low fat, diet makanan kecuali yang mengandung omega 3 (salmon, tuna, gabus), minum susu kedelai, tidak makan nasi selama seminggu penggantinya yaitu gandum quaker oat, konsul ke dokter pramita meskipun ga dikasih persyaratan standar MCU bjb, olahraga lari di lapang tegallega alhamdulillah dapet 10 keliling (7 keliling jalan 3 keliling lari :D) dan pastinya doa saya dan dari semua orang. Alhamdulillah ya Allah..

Semua tak kan terjadi tanpa izin dari Allah. wallahualam bishawab

Tes PLN / Tes BJB

         Pengalaman saya ketika mengikuti recruitment calon pegawai BUMN/BUMD seperti PLN & BJB sama-sama pernah mencapai tahap medical check up (MCU). Sebenernya kedua perusahaan tersebut hampir sama ketika melakukan recruitment pegawai. Yang membedakan apabila PLN biasanya menggunakan jasa psikologi UNPAD, lalu untuk BJB menggunakan jasa recruitment UI consulting.

Berikut tahapan-tahapan testing tersebut :

Tahap 1 yaitu pendaftaran peserta yang berhak mengikuti Tes.

Tahap 2 yaitu test ilmu pengetahuan umum, pengetahuan perbankan maupun menghitung cepat (deret, soal cerita)

Tahap 3 yaitu TOEFL dan psikotes (menggambar)

Tahap 4 yaitu psikotes dan FGD (forum group discussion)

Tahap 5 yaitu MCU (Medical Check Up)

Tahap 6 yaitu Wawancara

Untuk tahap pertama entah bagaimana sebuah konsultan recruitment pegawai menyeleksi calon pegawai yang berjumlah puluhan ribu, random kah? diliat dari ipk kah? diliat dari grade universitas kah? atau diliat dari pengalaman kerja? wallahualam bissawab.

Untuk tahap ke dua biasanya peserta diwajibkan untuk membaca berita terkini dan masa lalu juga. Sejarah <~ penting banget. Lalu belajar menghitung cepat matematika dengan cara menalar jangan ampe ngotret diusahakan.

Untuk tahap ke tiga yaitu TOEFL agar kemampuan bahasa inggris kita meningkat sebaiknya sering-sering menonton pelm berbahasa inggris dengan teks bahasa inggris juga (ini menurut saya ya, klo grammar sih kaga tauuu..). Lalu biasanya pada tahap ini ada tes koran/pauli disini kita harus bisa menghitung bilangan yang ada di bawah kita sambil menulis jawaban yang sedang kita kerjakan.

Untuk tahap ke empat FGD kita jangan sampe pasif & hiper aktif, berbicaralah yang sesuai dengan titik permasalahan. Kalau bisa berbicaralah yang berbobot, yang menjadikan ide bagi anggota kelompok lain. Di tahap ini juga ada namanya tes psikologi, di sini kita harus jujur dengan diri kita sendiri dan posisi kerjaan yang akan kita ambil, jawablah ketika sudah membaca soal 1 x saja jangan diulang-ulang.

Untuk tahap ke lima MCU (Medical Check Up), tes yang paling saya tidak sukai. Curhat dikit selama saya bekerja saya tidak pernah reimburst untuk hal yang berbau dengan kesehatan saya. Perusahaan jangan takut apabila pegawainya punya penyakit, selama penyakit itu tidak kronis, fatal dan dapat mengganggu aktivitas pekerjaan. Untuk tahap ini sebaiknya para peserta apabila punya uang berlebih, lakukan lah tes darah rontgen atau apapun yang mengenai kesehatan. Sadar diri terhadap penyakit yang pernah atau sedang diderita, perbaiki pola hidup dengan berolahraga dan makan-makanan yang asupannya bergizi sebulan sebelum tes. Pengalaman saya pada MCU ini kebanyakan kolesterol lah yang membuat seorang peserta gugur, selain itu kesehatan peserta ketika sedang melakukan tes MCU harus sedang fit atau sehat.

Untuk tahap ke enam yaitu tahap terakhir, biasanya para peserta ditanyakan beberapa pertanyaan jebakan Bat Man :D akan tetapi salah satu pertanyaan yang biasanya muncul yaitu Apakah anda siap ditempatkan di mana saja? atau Apakah kelebihan anda? atau Apakah niat dan tujuan anda bekerja? Apabila anda masuk ke perusahaan kami, program apa sajakah yang akan anda usul/terapkan?

wallahualam bissawab

Sekian share dari saya. Semoga bermanfaat dan tidak lupa untuk selalu berdoa dan beribadah, karena semua orang sudah memiliki pintu rezekinya masing-masing kita tinggal tetap berusaha dan jangan mudah putus asa akan tetapi selain ikhtiar dan usaha, doalah yang akan mewujudkan semua impian dan cita-cita kita, bahkan keajaiban yang tidak disangka-sangka akan datang. Amin Ya Allah Ya Rabbal’Alamin.

Pemeriksaan Visus Mata

        Tidak semua orang mempunyai visus yang sama. Visus dipergunakan untuk menentukan penggunaan kacamata. Visus penderita bukan saja memberi pengertian tentang optiknya (kaca mata) tetapi mempunyai arti yang lebih luas yaitu memberi keterangan tentang baik buruknya fungsi mata secara keseluruhan.
Pemeriksaan visus merupakan pemeriksaan fungsi mata. Gangguan penglihatan memerlukan pemeriksaan untuk mengetahui sebab kelainan mata yang mengakibatkan turunnya visus. Visus perlu dicatat pada setiap mata yang memberikan keluhan mata.
Pemeriksaan visus dapat dilakukan dengan menggunakan Optotype Snellen, kartu Cincin Landolt, kartu uji E, dan kartu uji Sheridan/Gardiner. Optotype Snellen terdiri atas sederetan huruf dengan ukuran yang berbeda dan bertingkat serta disusun dalam baris mendatar. Huruf yang teratas adalah yang besar, makin ke bawah makin kecil. Penderita membaca Optotype Snellen dari jarak 6 m, karena pada jarak ini mata akan melihat benda dalam keadaan beristirahat atau tanpa akomodasi. Pembacaan mula-mula dilakukan oleh mata kanan dengan terlebih dahulu menutup mata kiri. Lalu dilakukan secara bergantian. Tajam penglihatan dinyatakan dalam pecahan. Pembilang menunjukkan jarak pasien dengan kartu, sedangkan penyebut adalah jarak pasien yang penglihatannya masih normal bisa membaca baris yang sama pada kartu. Dengan demikian dapat ditulis rumus:
V =D/d
Keterangan:
V = ketajaman penglihatan (visus)
d = jarak yang dilihat oleh penderita
D = jarak yang dapat dilihat oleh mata normal
Pada tabel di bawah ini terlihat visus yang dinyatakan dalam sistem desimal, Snellen dalam meter dan kaki.
Data Penggolongan Visus dalam Desimal

Data Penggolongan Visus
Dengan Optotype Snellen dapat ditentukan tajam penglihatan atau kemampuan melihat seseorang, seperti :
1. Bila visus 6/6 maka berarti ia dapat melihat huruf pada jarak 6 meter, yang oleh orang normal huruf tersebut dapat dilihat pada jarak 6 meter.
2. Bila pasien hanya dapat membaca pada huruf baris yang menunjukkan angka 30, berarti tajam penglihatan pasien adalah 6/30.
3. Bila pasien hanya dapat membaca huruf pada baris yang menunjukkan angka 50, berarti tajam penglihatan pasien adalah 6/50.
4. Bila visus adalah 6/60 berarti ia hanya dapat terlihat pada jarak 6 meter yang oleh orang normal huruf tersebut dapat dilihat pada jarak 60 meter.
5. Bila pasien tidak dapat mengenal huruf terbesar pada kartu Snellen maka dilakukan uji hitung jari. Jari dapat dilihat terpisah oleh orang normal pada jarak 60 meter.
6. Bila pasien hanya dapat melihat atau menentukan jumlah jari yang diperlihatkan pada jarak 3 meter, maka dinyatakan tajam 3/60. Dengan pengujian ini tajam penglihatan hanya dapat dinilai sampai 1/60, yang berarti hanya dapat menghitung jari pada jarak 1 meter.
7. Dengan uji lambaian tangan, maka dapat dinyatakan visus pasien yang lebih buruk daripada 1/60. Orang normal dapat melihat gerakan atau lambaian tangan pada jarak 1 meter, berarti visus adalah 1/300.
8. Kadang-kadang mata hanya dapat mengenal adanya sinar saja dan tidak dapat melihat lambaian tangan. Keadaan ini disebut sebagai tajam penglihatan 1/~. Orang normal dapat melihat adanya sinar pada jarak tidak berhingga.
9. Bila penglihatan sama sekali tidak mengenal adanya sinar maka dikatakan penglihatannya adalah 0 (nol) atau buta total. Visus dan penglihatan kurang dibagi dalam tujuh kategori. Adapun penggolongannya adalah sebagai berikut:
a. Penglihatan normal

Pada keadaan ini penglihatan mata adalah normal dan sehat

b. Penglihatan hampir normal

Tidak menimbulkan masalah yang gawat, akan tetapi perlu diketahui penyebabnya. Mungkin suatu penyakit masih dapat diperbaiki.

c. Low vision sedang
Dengan kacamata kuat atau kaca pembesar masih dapat membaca dengan cepat.

d. Low vision berat
Masih mungkin orientasi dan mobilitas umum akan tetapi mendapat kesukaran pada lalu lintas dan melihat nomor mobil. Untuk membaca diperlukan lensa pembesar kuat. Membaca menjadi lambat.

e. Low vision nyata

Bertambahnya masalah orientasi dan mobilisasi. Diperlukan tongkat putih untuk mengenal lingkungan. Hanya minat yang kuat masih mungkin membaca dengan kaca pembesar, umumnya memerlukan Braille, radio, pustaka kaset.

f. Hampir buta
Penglihatan kurang dari 4 kaki untuk menghitung jari. Penglihatan tidak bermanfaat, kecuali pada keadaan tertentu. Harus mempergunakan alat nonvisual.

g. Buta total
Tidak mengenal rangsangan sinar sama sekali. Seluruhnya tergantung pada alat indera lainnya atau tidak mata. Di bawah ini ditunjukkan tabel penggolongan keadaan tajam penglihatan normal, tajam penglihatan kurang (low vision) dan tajam penglihatan dalam keadaan buta.

Source : http://venasaphenamagna.blogspot.com/2011/02/pemeriksaan-visus-mata.html

Tes MCU (Medical Check Up)

Insya Allah, hari senin ini 19 Maret 2012 bakal jadi tes MCU saya yang ke-3 x nya.
Punya pengalaman gugur 2x tes MCU di BUMN pemasok listrik nasional a.k.a PLN, nah sekarang saya diberi kesempatan untuk mengikuti MCU yang ke-3 x nya di BUMD Bank BJB.
2x mengikuti tes PLN saya terjatoh di MCU tanpa saya ketahui alasan utama penyebab saya gugur. Karena pihak penyedia jasa MCU baik Pramita/Bio Test tidak memberikan hasil medical check up saya.

Pada awal 2011 sebenernya saya sudah mengikuti tes BJB ini akan tetapi gugur di FGD :( dulu saya ambil posisi IT, sekarang saya ambil posisi ADM alhamdulillah tembus ampe MCU tes yang bikin parno saya.
Pengumuman kelulusan baru diumumkan pagi hari ini 16 Maret 2012 padahal janji penyelenggara yaitu 15 Maret 2012 (wajar pesertanya aja dari 48k -> 24k -> 12k -> 5k -> 1,4k kebayang kan gimana ngurusnya X_x)

Mulai dari minggu kemarin karena kebetulan saya sedang sakit, maka saya memulai berobat ke dokter + akupuntur yang dimulai hari senin. Berhubung saya penasaran dengan MCU yang sudah-sudah, hari selasa kemarin saya melakukan tes darah dan hasilnya YAAA kolesterol saya tidak normal untuk HDL hanya 41 (Alamak muka piasss).
Mulai dari rabu saya coba browsing-browsing, saya jadi teringat bapak-bapak yang di PLN katanya kolesterol adalah penyebab kebanyakan salah satu peserta tes yang gugur pas tes MCU.
Teringat bapak-bapak itu, saya langsung mencari informasi baik dari internet maupun relasi teman atau saudara yang seorang dokter. Untuk menaikan kadar kolesterol HDL dan menurunkan LDL butuh waktu yang lebih dari seminggu. :(
Dari rabu ampe senin kan seminggu juga kurang. :( kumaha atuh kumaha? OK saya mau tes mcu x ini dilakukan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan saya.
Saya konsul lagi dengan dokter di pramita kata beliau kolesterol saya cukup kok. Terus saya tanya lagi standarisasi bank bjb persyaratan hasil MCU nya gmn ya bu? beliau tidak menjawab dikarenakan komitmen antara bank BJB dengan pramita. Akan tetapi beliau baik karena menyarankan saya untuk mengkonsumsi susu kedelai dan makanan yang mengandung omega 3 (salmon, tuna & gabus) tapi kata beliau 3 hari itu waktu yang kurang sekali. Tapi mudah-mudahan menaikan sedikitnya kolesterol HDL saya.
Daripada makan obat kolesterol yang efek sampingnya segudang OK lah saya lakuin saran dari c ibu itu.
Memulai dari meminum susu kedelai & nanti pulang ngantor saya akan beli suplemen omega 3 + ikan salmon :D

dan hari ini saya sudah melakukan Tes MCU, Tes yg dilakukan :
1. Tes darah
2. Tes urine
3. Ukur tinggi badan sama berat badan
4. ECG (cek jantung)
5. Cek fisik oleh dokter (ditanya pernah alergi apa? sakit apa? merokok? olahraga? sama tensi n buta warna)
6. Rontgen
7. Cek Mata (Visus)

Usaha udah semampu saya, doa insya Allah saya bakal terus berdoa dan memohon kepada Allah karena yang namanya pintu rezeki semua orang sudah punya kok. Tinggal masing-masing orang sanggup kah untuk menjemput, menuju dan masuk ke dalam pintu rezeki tsb. Karena belum tentu juga bank BJB ini pintu rezeki yang terbaik untuk saya. *wallahualam bissawab

Jadi apapun yang terjadi usaha itu harus terus dilakukan, jangan patah semangat dan jangan berhenti untuk mencoba. ;)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: